SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED
SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED (SONDIR HIDROLIK DIGITAL DILENGKAPI PROGRAM KOMPUTER)
Standar Acuan : SNI 2827:2008; ASTM D-3441
Dalam desain struktur tanah fondasi sering dilakukan analisis stabilitas dan perhitungan desain fondasi suatu bangunan dengan menggunakan parameter tanah baik tegangan total maupun tegangan efektif. Parameter perlawanan penetrasi dapat diperoleh dengan berbagai cara. Dalam melakukan uji penetrasi lapangan ini digunakan metode pengujian lapangan dengan alat sondir (SNI 03-2827-1992) yang berlaku baik untuk alat penetrasi konus tunggal maupun ganda yang ditekan secara mekanik (hidraulik). Peralatan uji penetrasi ini antara lain terdiri atas peralatan penetrasi konus, bidang geser, bahan baja, pipa dorong, batang dalam, mesin pembeban hidraulik, dan perlengkapan lainnya. Kemudian dirvisi dengan SNI 2827:2008, Mengingat diperlukannya parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan untuk keperluan interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi suatu bangunan.
Tujuannya Pengujian Sondir adalah untuk memperoleh parameter-parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan, dengan alat sondir (penetrasi quasi statik). Parameter tersebut berupa perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah (Tf), yang dapat dipergunakan untuk interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi.
Bina Mutu Teknotama Digital mengembangkan Varian Sondir Hydraulic Digital yang dilengkapi dengan program komputer yaitu :
- SO-670 SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED 5 TON
- SO-720 SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED 10 TON
- SO-755 SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED 20 TON
Selain menggunakan penggerak hydraulic type ini juga dilengkapi dengan Manometer Digital sehingga pembacaan Tahana Konus dan Selimut Geser nya lebih akurat, bahkan sampai 2 angka dibelakang koma. Selain itu Sondir ini juga dipercanggih dengan penggunaan program komputer yang dibuat khusus untuk SONDIR yang terinstall dalam Laptop khusus. Selain keunggulan tersebut Sondir ini juga dapat digunakan untuk melakukan penyelidikan tanah sampai kedalam 30 meter yang tidak bisa dicapai oleh sondir ringan dan sondir manual.
Untuk lebih lengkapnya silahkan dilihat pada uraian di bawah ini.



SO-700 SONDIR HYDRAULIC BERAT 10 TON dan SO-750 SONDIR HYDRAULIC BERAT 20 TON
Standar Acuan : SNI 2827:2008; ASTM D-3441
Dalam desain struktur tanah fondasi sering dilakukan analisis stabilitas dan perhitungan desain fondasi suatu bangunan dengan menggunakan parameter tanah baik tegangan total maupun tegangan efektif. Parameter perlawanan penetrasi dapat diperoleh dengan berbagai cara. Dalam melakukan uji penetrasi lapangan ini digunakan metode pengujian lapangan dengan alat sondir (SNI 03-2827-1992) yang berlaku baik untuk alat penetrasi konus tunggal maupun ganda yang ditekan secara mekanik (hidraulik). Peralatan uji penetrasi ini antara lain terdiri atas peralatan penetrasi konus, bidang geser, bahan baja, pipa dorong, batang dalam, mesin pembeban hidraulik, dan perlengkapan lainnya. Kemudian dirvisi dengan SNI 2827:2008, Mengingat diperlukannya parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan untuk keperluan interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi suatu bangunan.
Tujuannya Pengujian Sondir adalah untuk memperoleh parameter-parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan, dengan alat sondir (penetrasi quasi statik). Parameter tersebut berupa perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah (Tf), yang dapat dipergunakan untuk interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi.
Bina Mutu Teknotama Digital menyediakan Varian Sondir Hydraulic dengan kapasitas yang lebih besar yaitu :
- SO-700 Sondir Hydraulic Berat kapasitas 10 Ton
- SO-750 Sondir Hydraulic Berat kapasitas 20 Ton
Kedua sondir hydraulic ini dapat digunakan untuk melakukan penyelidikan tanah sampai kedalam 30 meter, seguah kedalaman yang tidak bisa dicapai oleh sondir ringan dan sondir manual.
Untuk lebih lengkapnya silahkan dilihat pada uraian di bawah ini.


SO-625 SONDIR RINGAN HYDRAULIC 2.5 TON dan SO-650 SONDIR BERAT HYDRAULIC 5 TON
Standar Acuan : SNI 2827:2008; ASTM D-3441
Dalam desain struktur tanah fondasi sering dilakukan analisis stabilitas dan perhitungan desain fondasi suatu bangunan dengan menggunakan parameter tanah baik tegangan total maupun tegangan efektif. Parameter perlawanan penetrasi dapat diperoleh dengan berbagai cara. Dalam melakukan uji penetrasi lapangan ini digunakan metode pengujian lapangan dengan alat sondir (SNI 03-2827-1992) yang berlaku baik untuk alat penetrasi konus tunggal maupun ganda yang ditekan secara mekanik (hidraulik). Peralatan uji penetrasi ini antara lain terdiri atas peralatan penetrasi konus, bidang geser, bahan baja, pipa dorong, batang dalam, mesin pembeban hidraulik, dan perlengkapan lainnya. Kemudian dirvisi dengan SNI 2827:2008, Mengingat diperlukannya parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan untuk keperluan interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi suatu bangunan.
Tujuannya Pengujian Sondir adalah untuk memperoleh parameter-parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan, dengan alat sondir (penetrasi quasi statik). Parameter tersebut berupa perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah (Tf), yang dapat dipergunakan untuk interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi.
Bina Mutu Teknotama Digital mengembangkan Sondir Hydraulic, dengan tujuan :
- Memudahkan pengoperasian karena menggunakan penggerak Hydraulic untuk melakukan penetrasi Konus.
- Pada saat pembacaan QC dan FS di Interval 20 cm lebih konstant karena penekanan dengan hydraulic sudah ditentukan kecepatannya. Sehingga proses penekanan pada setiap interval 20 cm dari mulai awal sampai akhir tekanannya sama.
SO-625 Sondir Hydraulic Ringan 2.5 Ton dan SO-650 Sondir Hydraulic Berat 5 Ton meskipun sudah menggunakan penggerak hydraulic, namun maksimum kedalaman tanah yang bisa dijangkau adalah 20 meter, dimana setiap interval 20 cm dilakukan pembacaan perlawanan konus dan perlawanan geser. Adapun rincian lengkapnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


SO-900 LWD WITH GPS, THERMAL PRINT, USB
LWD WITH GPS, THERMAL PRINT, USB ini terbagi menjadi 2 yaitu :
- SO-900 LWD WITH GPS, THERMAL PRINT, USB PORT (PRODUK BMT DIGITAL) : LWD Versi ini Dikalibrasi oleh Laboratorium Kalibrasi KAN, sangat mudah digunakan, sudah dilengkapi dengan Thermal Print sehingga data langsung didapatkan dan tidak bisa direkayasa, Data otomatis disimpan pada USB Flash Disk sesuai dengan tangggal pengujian dilaksanakan, sehingga bisa dibuka di Laptop atau Komputer. LWD ini juga dilengkapi dengan GPS sehingga lokasi data diketahui langsung dan tidak bisa dirrekayas ke lokasi lain.
- SO-910 LWD IMPORT (MATEST ITALY, HAMBOLD, CHINA) : LWD versi ini adalah produk import, bisa memilih produk mana yang sesuai.
LIGHT WEIGH DEFLECTOMETER (LWD) adalah sebuah alat baru yang dikembangkan oleh Bina Mutu Teknotama Digital, yang merupakan versi portable dari Falling Weight Deflectometer (FWD). Fungsi alat ini adalah untuk mengukur nilai CBR pada tanah timbunan secara cepat (pengganti Sand Cone), tanpa merusak (Non Destructive) terhadap timbunan yang telah dipadatkan, dan dalam waktu kurang dari 5 menit Nilai CBR sudah langsung didapatkan. Sehingga dapat menghemat waktu kerja dan dapat meminimalisir kesalahan akibat salah pembacaan atau salah menulis angka.
Alat LWD ini juga dilengkapi dengan GPS sehingga lokasi pengujian dapat diketahui dengan mudah dan langsung masuk kedalam program LWD, sehingga tidak dapat dimanipulasi lokasi hasil pengujiannya.


SO-600 TRIAXIAL TEST
SO-600 TRIAXIAL TEST SET DIGITAL (UJI KUAT GESER TANAH)
SO-600A TRIAXIAL TEST SET ANALOG (UJI KUAT GESER TANAH)
STANDAR ACUAN : SNI 03-4813-199 Revisi 2004; ASTM D-2850
Salah satu cara menentukan parameter kekuatan geser tanah (kohesi c, dan sudut geser dalam Φ) adalah uji Triaxial. Pada pengujian Triaxial, contoh tanah dibebani pada ketiga sumbunya (sumbu Cartesius) dengan beban tekanan σ1, σ2, dan σ3. Pengujian bertujuan untuk mensimulasikan kondisi yang sebenarnya di lapangan, yaitu bahwa suatu elemen tanah menerima beban tekan dari atas (vertikal) yang terdiri dari beban tanah diatasnya atau overburden pressure dan beban lainnya (σ1), serta tekanan tanah dari arah radial yang mengekang (atau menghimpit) elemen tanah tersebut (σ2 dan σ3).
Hal yang harus diperhatikan dalam pengjian Triaxial adalah menjaga agar struktur butiran contoh tanah tidak berubah selama proses persiapan pengujian, sehingga contoh tanah mencerminkan kondisi sebenarnya dilapangan.
Untuk mensimulasikan kecepatan penambahan beban yang akan diterima elemn tanah di lapangan, maka uji Triaxial dibagi menjadi tiga (3) metode. Ketiga cara tersebut adalah:
- Unconsolidated Undrained (UU test atau quick test).
- Consolidated Undrained (CU test)
- Consolidated Drained (CD test)
Standar iTriaxial menguraikan tentang sistem peralatan triaksial yang terdiri atas sel triaksial, peralatan pembebanan aksial, peralatan pengontrol tekanan dan peralatan ukur yang terdiri atas alat ukur tekanan sel, alat ukur perubahan volume, alat ukur deformasi contoh, bahan serta persyaratannya; petunjuk pengoperasian alat dan metode uji; perhitungan dan pelaporan hasil uji geser triaksial tidak terkonsolidasi dan tidak terdrainase (UU) untuk tanah kohesif.
Peralatan Triaxial SO-600 adalah sebagai berikut :

